⚽ Rabu, 12 Agustus 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

Messi Melewatkan Satu Sesi Latihan dan Argentina Panik, Kepanikannya Palsu, Ketergantungannya Nyata

๐Ÿ•’ 15 Juli 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak ยท ๐Ÿค– Dibantu AI
Messi Melewatkan Satu Sesi Latihan dan Argentina Panik, Kepanikannya Palsu, Ketergantungannya Nyata

Seorang pria berusia 39 tahun tidak ikut satu sesi latihan terbuka, dan sebuah negara menahan napas. Itu berita utamanya. Bukan cederanya, karena memang tidak ada cedera, melainkan kenyataan bahwa ketiadaan Lionel Messi selama sembilan puluh menit di lapangan latihan Kansas City sudah cukup untuk membuat jantung satu bangsa berhenti sejenak.

Faktanya justru antiklimaks. Absennya Messi bukan karena cedera, melainkan bagian dari program pemulihan yang memang disiapkan staf pelatih; Lionel Scaloni sengaja mengistirahatkan beberapa pemain inti. TyC Sports melaporkan padatnya jadwal, cuaca panas, dan perjalanan antarkota mulai menggerus kebugaran skuad. Messi memang sempat mengalami luka di atas mata saat melawan Swiss di perempat final, tapi ia menuntaskan laga dan Argentina menang 3-1. Metro kemudian memastikan kondisinya membaik dan ia siap menghadapi Inggris. Dirangkum dari laporan CNN Indonesia, RCTI+, dan TyC Sports.

Kepanikannya Palsu. Ketergantungannya Nyata.

Kami tidak tertarik ikut menjual kecemasan yang sejak awal tidak berdasar. Yang jauh lebih menarik adalah apa yang tersingkap oleh kepanikan itu: reaksi berlebihan terhadap satu sesi latihan yang dilewatkan adalah pengakuan tidak sengaja bahwa Argentina tidak punya rencana cadangan untuk Messi.

Delapan gol, tiga assist, dan status pemain paling berpengaruh di turnamen, pada usia 39. Angka itu biasanya dibaca sebagai pujian. Kami membacanya sebagai peringatan. Tim yang produksinya sebesar itu bergantung pada satu kaki yang sudah menempuh dua dekade sepak bola elite bukan tim yang kuat; itu tim yang sedang beruntung, dan keberuntungan punya jadwal habis pakai.

Yang Sebenarnya Dikelola Scaloni Bukan Cedera

Perhatikan apa yang dilakukan Scaloni: dia tidak sedang menyembuhkan apa pun. Dia sedang menjatah. Mengistirahatkan Messi di sesi terbuka adalah keputusan akuntansi, menabung menit untuk dibelanjakan di tempat yang penting. Ini bukan manajemen medis, ini manajemen bahan bakar.

Dan di situlah kecerdasan Scaloni yang jarang diapresiasi. Pelatih lain akan memaksakan bintangnya tampil demi meredam pertanyaan wartawan. Scaloni justru rela menelan berita gaduh selama dua hari demi menukarnya dengan kaki yang segar di semifinal. Itu keberanian yang tidak terlihat di papan skor.

Penilaian Kami

Argentina akhirnya lolos ke final, dan sebagian besar orang akan mencatat episode ini sebagai kekhawatiran yang tak perlu. Kami mencatatnya berbeda: sebagai gladi resik dari pertanyaan yang tak bisa dihindari selamanya. Suatu hari nanti Messi benar-benar tidak akan ada di lapangan itu, entah karena kaki, entah karena kalender. Dan pertanyaan yang seharusnya membuat Argentina waswas bukan "apakah dia latihan hari ini", melainkan "siapa mereka tanpa dia".

Sejauh ini, mereka belum punya jawabannya. Dan turnamen ini nyaris selesai tanpa mereka perlu mencarinya.

Ikuti hub Piala Dunia 2026 dan telusuri daftar juara sepanjang sejarah di 2Babak. Dirangkum dari CNN Indonesia, RCTI+, dan TyC Sports.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya