⚽ Rabu, 12 Agustus 2026
2BABAK.Sepak Bola Indonesia & Dunia
Piala Dunia

DFB Menyerahkan Akademi, Bukan Cuma Bangku Pelatih. Itu Pengakuan, dan Klopp Obat yang Salah.

๐Ÿ•’ 10 Juli 2026 ยท โœ๏ธ Redaksi 2Babak ยท ๐Ÿค– Dibantu AI
DFB Menyerahkan Akademi, Bukan Cuma Bangku Pelatih. Itu Pengakuan, dan Klopp Obat yang Salah.

Semua orang membaca kabar ini sebagai "Klopp kembali". Menurut kami bagian yang benar-benar menentukan justru terkubur di tengah: DFB menyerahkan wewenang perombakan pembinaan usia muda. Pelatih timnas tidak pernah diberi kunci akademi. Kalau sebuah federasi menyerahkannya, itu bukan promosi. Itu pengakuan.

Faktanya begini. Jerman tersingkir mengejutkan di babak 32 besar setelah tumbang dari Paraguay, dan Julian Nagelsmann mundur beberapa hari kemudian. DFB mengonfirmasi kepergiannya lalu langsung menyebut Jurgen Klopp sebagai kandidat utama. Klopp, yang absen dari pinggir lapangan sejak meninggalkan Liverpool pada 2024, dikabarkan mendapat wewenang besar merombak struktur timnas, dari filosofi intensitas tinggi khas dirinya sampai pembenahan pembinaan usia muda, dan diperkirakan menggandeng mantan asistennya. Ia masih terikat kontrak dengan Red Bull sebagai kepala sepak bola global, sementara DFB berharap ada semacam diskon patriotisme untuk urusan gaji. Dirangkum dari ESPN, Goal, dan Sports Illustrated.

Memecat Pelatih Itu Upacara. Menyerahkan Akademi Itu Pengakuan.

Urutannya perlu dibaca pelan. Jerman kalah dari Paraguay. Nagelsmann mundur. Publik puas, karena selalu ada yang harus pergi.

Lalu DFB melakukan hal yang tidak dilakukan federasi yang benar-benar percaya masalahnya ada pada pelatih: mereka membuka struktur pembinaan. Kamu tidak menyerahkan akademi kepada orang yang kamu sewa untuk memperbaiki taktik. Kamu menyerahkannya saat kamu sudah tahu, diam-diam, bahwa yang rusak bukan bangkunya melainkan salurannya.

Nagelsmann cuma orang yang kebetulan berdiri di sana ketika tagihannya jatuh tempo.

Tapi Justru di Situ Kami Ragu

Dan sekarang bagian yang tidak akan populer. Kalau memang masalahnya struktural, Klopp adalah obat yang salah.

Keahlian terbesar Klopp adalah 90 menit dan sebuah ruang ganti. Ia pengubah suasana terbaik di generasinya, dan itu bakat yang bekerja lewat kedekatan harian. Pelatih timnas bertemu pemainnya sekitar 15 hari setahun. Sementara pembinaan usia muda adalah proyek sepuluh tahun yang hasilnya baru kelihatan setelah orang yang memulainya pergi.

Kamu tidak memperbaiki saluran dengan karisma. Dan detail diskon patriotisme itu justru memperjelas persoalannya: sebuah federasi yang berharap dibayari rasa nasionalisme sedang memberi tahu kita bahwa ia tak sanggup bersaing di harga pasar. Itu bukan urusan gaji, itu potret kecil dari seluruh penyakitnya.

Penilaian Kami

Ada gema yang mengganggu di sini, dan gemanya sampai ke Jakarta. Kami baru saja menulis bahwa Indonesia enam kali mencapai final dan nol kali juara, lalu setiap dua tahun sibuk memperdebatkan daftar 26 nama. Jerman baru saja melakukan versi mahalnya: gagal, lalu mengganti orang di depan.

Bedanya cuma satu dan patut diakui. Jerman, setelah upacaranya selesai, ternyata berani menyentuh bagian yang sebenarnya rusak.

Prediksi kami: Klopp memperbaiki hasil Jerman dengan cepat, mungkin sangat cepat, karena itu memang yang paling ia kuasai. Dan justru itu bahayanya. Kemenangan-kemenangan awal akan meyakinkan semua orang bahwa masalahnya sudah beres, tepat sebelum pekerjaan yang sesungguhnya, yang butuh sepuluh tahun dan tak ada sorakannya, sempat dimulai.

Ikuti Piala Dunia 2026 dan jadwal & hasil di 2Babak. Dirangkum dari ESPN, Goal, dan Sports Illustrated.

Reaksimu:

๐Ÿ’ฌ Komentar (0)

โ† Kembali ke daftar berita

๐Ÿ“ฐ Berita Lainnya